Setiap calon manusia memiliki sekian persen kemungkinan untuk tidak menjadi manusia.
Dan tidak semua manusia dapat hidup selayaknya manusia, oleh karena manusia yang lain.
Manusia menghilang, menghilangkan, kehilangan, dan pada akhirnya hilang.
Kapankah manusia menjadi manusia? Sampai kapankah kemanusiaan ada pada diri manusia?
Konstruktor dunia sibuk menumpulkan kemanusiaan manusia. Yang lemah terkikis habis, yang bertahan mencoba melawan.
Siapa yang cukup berani mengkonstruksi dunia baru, dengan atmosfir dan gaya gravitasi yang cukup bagi manusia untuk hidup?