Mar 8, 2012

Exploring Earth: Singapore

Ini pertama kalinya aku ke luar negeri.

Keberuntunganku yang sangat tak disangka-sangka membawaku ke Singapura, negara 'imut' yang berjarak sangat dekat dengan Indonesia. Terkejut dan bahagia adalah reaksi pertamaku, membayangkan aku akan kembali menjelajahi tempat baru di dunia.

Meski pagi ini diawali dengan sebuah insiden kecil akibat keteledoranku, namun segala proses keberangkatan berjalan lancar dan akhirnya aku melihat cap pertama di lembar pasporku, berbentuk segitiga. Untunglah aku tak berteriak-teriak kegirangan seperti anak kecil yang diberi es krim berukuran raksasa.

Perjalanan dari Indonesia ke Singapura selama satu setengah jam berjalan cukup baik, meski pendaratannya kurang mulus. Apakah memang selalu begitu jika pergi ke Singapura?

Memasuki terminal bandara Changi, aku seolah berubah menjadi seekor jerapah kecil yang penasaran dengan dunia yang sama sekali baru di sekitarnya. Aku menjulurkan leher ke sana ke mari, melihat arsitektur gedung terminal yang jauh berbeda yang sudah sering kujumpai di Cengkareng. Bangunan yang berlangit-langit tinggi dan dipenuhi kaca dan tanaman-tanaman hias yang digantung di dinding membuat suasana menjadi terang, begitu pula lantai yang seluruhnya dari karpet sehingga suara langkah kita tidak terdengar sama sekali meski memakai heels. (Tidak, bukan aku yang memakai heels)

Masih belum puas melihat-lihat, aku dan rombonganku sudah harus keluar dari bandara untuk memulai petualangan kami. Tunggu di post selanjutnya ya!

No comments:

Post a Comment