Mar 20, 2012

Doin' Just Fine?

Getting along very well, without you in my life...

Sederet lirik lagu Boyz II Men itu kuputar berulang kali di kepalaku. Ritme otakku dalam berpikir juga mulai melambat seperti lagu itu. Tapi aku tak peduli.

Hatiku serasa dihantam dengan batu seukuran kepalan tangan Hulk ketika melihat pernyataan itu. Kepalaku dipenuhi pernyataan-pernyataan kejam bahwa aku lagi-lagi kalah dengan seorang perempuan lain yang berhasil mencuri hatinya lebih dulu, dan menertawakan hatiku yang mulai menangis lagi, membuat luka lamanya kembali terbuka.

Aku tiba-tiba pusing, tak sanggup berkata-kata, bahkan untuk melanjutkan tugas presentasiku yang harus selesai dalam waktu kurang dari 4 jam lagi pun aku tak sanggup. Tanganku mulai gemetar di atas keyboard, mengetikkan kalimat yang terlintas di kepalaku dengan cepat, dan menekan tombol Enter.

Biarlah, aku tak peduli lagi.

Kali ini, aku ingin tenggelam dalam kesedihanku. Kali ini saja.

Setelah beberapa jam berlalu, pertahananku benar-benar runtuh. Aku bisa merasakan asinnya air mata di sudut mulutku, berusaha menahannya sekuat tenaga, namun rasa sakit yang pilu membuatku semakin terisak, seolah dengan itu aku bisa sedikit mengurangi penderitaan yang sudah dua kali dialami hatiku.

Biarlah kali ini aku menangis bersama hatiku yang sudah dengan tabah menerima berbagai dera karena otakku kerap kali mengirimkan sinyal-sinyal yang membuatnya berdebar terlalu keras pada orang yang salah.

Orang yang salah. Perlahan kesadaranku kembali. Sudah dua kali aku menyerahkan sekeping bagian hatiku pada orang yang salah, yang dua kali membuatku terluka. Satu kali aku bisa menyembuhkan luka itu dengan cepat karena aku mendapat keberuntungan yang tak disangka-sangka, namun aku tak pernah menyangka akan bertemu seseorang yang akan menghancurkan hatiku untuk kedua kalinya.

Aku tak peduli soal sandiwara. Sandiwara apapun itu, aku tak ingin memercayainya. Sudah cukup banyak kesulitan yang ditimbulkan oleh sebuah sandiwara, dan aku tak ingin menambahnya lagi.

Aku sadar, aku harus cepat bangun, berdiri, dan memulai perjalananku kembali dari awal. Aku janji, perjalanan kali ini tak akan sama seperti yang sebelumnya.

I'll be doing just fine.

No comments:

Post a Comment