Aku menyusuri setiap nama di kontak ponselku, mencoba merapikan setiap nama dengan nama sebenarnya, bukan label yang kubuat agar bisa membedakan mereka dengan kontak lain yang memiliki nama sama. Fungsi kolom perusahaan kumanfaatkan semaksimal mungkin untuk merapikan setiap kontak. Menghapus kontak yang tidak lagi menghubungiku lebih karena nomor ponselku yang telah berubah, dan mengira-ngira haruskah aku menanyakan kembali nomor ponsel kontak yang cukup penting.
Sampai akhirnya, pandanganku terpaku pada satu nama di kontak ponselku.
Satu nama. Sebuah nomor ponsel yang sangat mudah diingat bertahun-tahun lalu. Hari itu. Tahun itu.
Hatiku kembali mencelos. Dunia sekelilingku tiba-tiba mengabur dengan kenangan-kenangan yang berputar sangat cepat dalam pikiranku. Aku sempat merasa bahwa aku akan terjatuh, namun kesadaranku kembali, dan aku bersikap seolah tak terjadi apa-apa.
Dan 'bersikap seolah tak terjadi apa-apa' adalah salah satu keahlianku. Dunia kembali berjalan seperti biasa.
No comments:
Post a Comment