Oct 4, 2012

Menumbuhkan Sayap

Aku adalah calon kupu-kupu. Saat ini, aku sedang berada di dalam sebuah selubung putih. Aku tidak makan apapun, tidak melihat cahaya matahari, tidak pergi bermain bersama yang lainnya. Aku berada dalam dunia kecilku sendiri.

Menumbuhkan sayap itu tidak mudah, kau tahu. Bayangkan bila tiba-tiba sepasang sayap yang keras keluar dari balik punggungmu yang kenyal, bukankah itu menyakitkan? Tidakkah kau ingin tetap bergerak lambat dan menggigit dedaunan, tanpa harus terperangkap dalam serat-serat kasar dan menunggu dalam diam?

Tapi bila aku tidak menumbuhkan sayap, maka aku akan tetap menjadi sang ulat kecil, yang bergerak lambat ketika teman-temanku telah mengelilingi separo dunia dengan sayap mereka yang lebar. Untuk itulah aku menarik diri, memintal serat untuk membangun selubungku, dan berdiam diri sementara.

Dan ketika saatnya tiba, aku akan bisa mengembangkan sayapku sendiri, mengepakkannya, dan menjelajahi dunia.

No comments:

Post a Comment