Showing posts with label Pertanyaan. Show all posts
Showing posts with label Pertanyaan. Show all posts

Apr 13, 2012

Konspirasi?

Sepertinya Tuhan dan Cupid sedang berdiskusi seru di surga. Mereka memutuskan untuk sedikit membuka pintu duniaku agar aku bisa keluar dan bertemu dengan pribadi-pribadi baru.

Tiba-tiba saja, aku sudah bertemu banyak cowok-cowok hebat.

Setelah begitu lamanya aku 'salah jalan', dengan mendekati cowok yang kusukai lebih dulu, akhirnya aku memutuskan untuk menahan diri dan menganggap bahwa suatu saat, ketika jodohku sudah capek bersembunyi, ia akan keluar dari tempat persembunyiannya dan menghampiriku secara tiba-tiba namun pada waktu yang tepat.

Belakangan ini, keputusanku seolah hendak digoyahkan. Pertama, cowok yang sangat aktif di kegiatan rohani. Kedua, cowok berhati tulus. Ketiga, cowok yang (hampir) mapan. Keempat, cowok yang mempelajari budaya Indonesia di negara tempatnya tinggal.

Dengan situasiku yang sudah cukup lama menahan rindu untuk kembali merasa bangga karena berhasil menarik perhatian lawan jenisku, tentu aku harus lebih menahan diriku lagi agar tak bertindak gegabah, seperti yang sudah dua kali kulakukan. Tidak, tidak, aku harus fokus pada tujuanku sendiri. Jika suatu saat memang salah satu dari mereka itu jodohku, aku yakin mereka bisa menemukan jalannya sendiri menuju bagian hatiku yang terdalam.

Aku benar-benar egois ya?

Namun, bila tidak, toh Tuhan dan Cupid sudah sangat banyak mewarnai hidupku dengan pribadi-pribadi baru. Pribadi-pribadi baru yang hebat setiap harinya akan semakin memacuku untuk menemukan satu tujuan di dalam hidupku, yang sudah terlalu sering terucap, namun belum pernah menggalinya lebih dalam.

Untuk sementara, urusan hati ini kuletakkan di atas meja rapat, sementara aku menenggelamkan diri dalam kompetisi akademik. Biar Tuhan dan Cupid yang mengurusnya. Yang harus kulakukan lebih dulu, akan kulakukan yang terbaik.

Jan 23, 2012

Pertanyaan Aneh

Mengapa hanya aku yang bisa melihat dunia ini? Mengapa bukan dunia yang melihatku?

Kedua pertanyaan itu telah kupikirkan sejak aku berumur 8 tahun, ketika aku sedang duduk di motor dan sedang dalam perjalanan ke sekolah. Aku menatap pepohonan yang bergerak bergantian setiap detik, dan tiba-tiba berpikir, bagaimana rasanya jika aku menjadi pohon dan aku melihat diriku sendiri bergerak sambil menatap barisan pohon yang berderet?

Kedengarannya gila, tapi aku sudah memikirkan ini sejak lama. Ketika aku membaca serial Harry Potter, aku melihat bahwa konsep Pembalik-Waktu hampir sama dengan pertanyaan besarku selama ini. Mengapa aku tak bisa melihat diriku sendiri?

Secara literal.