Mengapa hanya aku yang bisa melihat dunia ini? Mengapa bukan dunia yang melihatku?
Kedua pertanyaan itu telah kupikirkan sejak aku berumur 8 tahun, ketika aku sedang duduk di motor dan sedang dalam perjalanan ke sekolah. Aku menatap pepohonan yang bergerak bergantian setiap detik, dan tiba-tiba berpikir, bagaimana rasanya jika aku menjadi pohon dan aku melihat diriku sendiri bergerak sambil menatap barisan pohon yang berderet?
Kedengarannya gila, tapi aku sudah memikirkan ini sejak lama. Ketika aku membaca serial Harry Potter, aku melihat bahwa konsep Pembalik-Waktu hampir sama dengan pertanyaan besarku selama ini. Mengapa aku tak bisa melihat diriku sendiri?
Secara literal.
No comments:
Post a Comment